Postingan

Menjelajahi Pesona tebing 125

Gambar
  Tanggal 31 desember 2019, menjadi akhir sekaligus awal saya melakukan sebuah perjalanan ditahun ini. Sebuah tebing yang terletak Dikabupaten Bandung barat, tepatnya di daerah citatah berhasil menarik hati saya untuk singgah. Seperti  namanya tebing yang terbentuk dari batuan kapur dan marmer ini memiliki ketinggian sekitar 125 meter, bagi para pencinta adrenaline tebing ini tentu tidak asing lagi tebing ini seringkali digunakan untuk aktivitas latihan memanjat, hiking, mendirikan camp dan tempat belajar untuk anak-anak. Tebing yang beralamat lengkap di Bojong loa, Cipatat, Kab. Bandung barat ini memiliki akses yang terbilang cukup mudah, kita hanya membutuhkan wakut sekitar 5 hingga 7 menit cukup dengan berjalan kaki dari jalan utama untuk sampai disana, jika dari arah Cianjur tebing ini berlokasikan sebelum Situ Ciburuy, dan dari arah bandung tebing ini hanya berjarak 5 km dari pasar Padalarang. Sampai disana saya disuguhkan oleh pemandangan tebing dan hutan-hutan kecil yang meng

Patah Hati Terdalam

  Ini kalimatku, perasaan kita. Aku menulis agar hatiku lega dan a ku berbagi, berharap tidak ada lagi yang terlambat menyadari. Tepat pada awal agustus 2020, hal terburuk yang selalu menjadi ketakutan terbesarku  benar terjadi, bapak akhirnya pergi ia tidur dan tak pernah bangun lagi. Aku tau, tidak ada yang pernah siap atas sebuah kehilangan dan tentu tidak ada yang baik-baik saja setelah kehilangan, Demikian pun aku. Meski selama hidup aku dengan bapak tidak dekat, meski bapak seringkali bernada tinggi saat berbicara, meski bapak seringkali tak pernah mendukung mimpiku, Dan aku selalu merasa bahwa cara mendidik bapak  adalah salah tapi aku tau bapak tak selamanya salah. Penyesalan memang selalu datang saat terakhir, kepergian bapak  ternyata merupakan patah hati terdalam bagiku. Bagaimana tidak, bapak adalah satu-satunya lelaki yang kumiliki. piciknya fikiranku seringkali hanya mengingat kekurangan dan kesalahannya, lupa bahwa sedari aku kecil bapak adalah laki-laki yang menunt

Fajar

Gambar
Sebuah cahaya memancar dari sudut cakrawala membangunkan jiwa dari lelapnya mimpi, semesta masih gelap saat itu bulan masih terang seperti tak ingin meredup ditelan cahaya. Sungguh ini adalah tempat yang selalu menjadi alasan rindu itu tinggal, meski tak pernah menjadi rumah.             Aku terduduk dibelakang rumah tua sederhana yang terbuat dari kayu kokoh yang mulai rapuh, rumah yang tak pernah kutinggali kecuali hanya sebentar, yang menjadi saksi bahwa pernah ada tangis seorang anak perempuan disana, yang masih dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan dan bukit-bukit yang memanjakan mata, rumah ini terletak didusun terpencil yang cukup jauh dari hingar bingar kota, tepatnya di kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah desa Kamal namanya. Suatu saat aku akan membahas lebih detail tentang desa ini, desa dengan keindahan yang tersembunyi. Salah satu keindahannya adalah sebuah peristiwa yang terjadi setiap menjelang matahari terb